RANDOM NOTES: MENTAL HEALTH (SUPPORT SYSTEM)
How you guys doing? Hope all fine and good.
Well you know, i just check on my wallpaper phone. hari ini itu tanggal 10 September right? Jadi hari ini itu hari pencegahan bunuh diri.
Anyway i just realized that kalau saya nggak upload tulisan sejak tanggal 15 Agustus, ini berarti udah hampir sebulan blog saya nganggur.
So yeah, we will gonna talk about mental health lagi, not so specifically. Just review a little about it.
Same as before, i will start this writing by chat. Review ulang chat and talk more about it.
Salah satu hal yang sangat penting buat kesehatan mental orang itu dukungan orang terdekat, ini maksudnya support system ya.
lebih singkatnya bisa aja support system itu diisi sama orang terdekat kayak keluarga, kerabat, teman, pasangan, majikan dan lainnya. Intinya mereka yang bisa ngasih dukungan.
● Kenapa dukungan orang terdekat penting?
Kalau kata website resmi KEMENTERIAN KESEHATAN gitu,
Secara ringkasnya, saya nyimpulin dukungan sosial itu penting karena mampu ngasih efek positif ke kondisi seseorang.
As always, saya biasa ngasih contoh di hampir semua tulisan yang saya upload.
Salah satunya baru dialamin sama mbak saya sendiri.
Momennya terjadi pas dia ngerasa lagi stres karena kerjaan.
"Ngelamun nang ngarep mess".
Kalau diliat lagi, aktivitas ngelamun itu ada beberapa typenya.
Kebetulan yang dialami mbak L. Antara having stare into space atau zone out. Karena kejadiannya setelah ngalamin hal yang nggak enak.
Terus dia bilang, orang-orang sekitarnya ngasih dukungan ke dia. Yang buatnya ngerasa mendingan.
Kabeh ngerangkul, nyemangati, diomongi lek nggak popo.
"Semua meluk, nyemangatin, bilang kalau nggak papa".
Katanya.
Dan kalau lihat kasus di atas, tindakan ini masuk ke dalam kategori dukungan penghargaan dan emosional.
(Jenis2 dukungan, link lengkap. -> https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/613/support-system-teman-dalam-segala-situasi )
"Merasa mendingan setelah ditenangkan".
Proses merasa mendingan ini juga nggak terjadi secara seketika, ada prosesnya, ada waktunya.
Perasaan mendingan umumnya terjadi setelah tubuh sudah bisa lagi merasa aman.
Nah, itu kenapa, biar seseorang bisa ngerasa tenang. Cara nenanginnya harus pake suara yang kalem, yang tenang dan yang stabil.
Karena seseorang pas ngomong pake suara yang kalem itu bisa bikin orang yang lagi sedih / orang yang diajak omong ngerasa lebih tenang dan nyaman.
Intinya emang suara kalem bukan cuman enak didengar, tapi ternyata emang bisa ngefek langsung ke saraf, jantung, otak dan kejiwaan manusia.
Unfortunately i will say that tulisan ini belum selesai, karena spesifiknya masih mau bahas soal kesehatan mental dan psikologi lagi. Jadi bakal ada revisi mungkin minggu depan, atau bulan depan. I still dunno..
Well i think thats enough for todays wiriting. So i hope we can always find our support system anywhere. Yeah.
i think thats it .we gonna talk more other day..... Not sure.
Tschüss.














Komentar